”Langkah Kanan” Palestina

OLEH: DRS. M HAMDAN BASYAR, M.SI
Peneliti Utama pada Pusat Penelitian
Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Biasanya istilah “langkah kanan” menunjukkan pada kebaikan, keberuntungan, dan keberhasilan. Mengapa Palestina mendapatkan “langkah kanan” di badan PBB yang menangani pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya (UNESCO)?

Pada 31 Oktober 2011, UNESCO menggelar voting tentang keanggotaan Palestina di badan dunia tersebut. Hasilnya, 107 negara menerima Palestina sebagai anggota UNESCO; 14 negara menolaknya; dan 52 negara memilih abstain.Sebenarnya, Palestina hanya memerlukan 81 suara setuju, atau dua pertiga 173 anggota delegasi yang hadir. Sebelum Palestina masuk, jumlah total anggota UNESCO adalah 194 negara. Palestina menjadi negara anggota UNESCO yang ke-195.

Kemenangan Simbolik
Langkah UNESCO menerima Palestina tersebut sebagai langkah simbolis yang memperlihatkan bahwa dunia mendukung keinginan Palestina. Tetapi, itu bukan berarti mereka akan dapat mempercepat pembentukan negara Palestina.Terlebih lagi, upaya Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB akan terus dihalang- halangi oleh Amerika Serikat dengan kekuatan vetonya. Palestinapantasbergembira dengan penerimaan UNESCO ini.

Hal itu berarti mereka dapat lebih banyak mengakses berbagai program yang ada dalam lembaga dunia tersebut. Pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan adalah tugas utama UNESCO. Masyarakat Palestina tentu banyak membutuhkan perhatian untuk meningkatkan pendidikan dan ilmu pengetahuan mereka. Secara sederhana, misi UNESCO adalah membantu menciptakan perdamaian dunia, pengentasan kemiskinan, pembangunan berkelanjutan, dan dialog antarbudaya, melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, komunikasi, dan informasi.

Misi ini akan menguntungkan negara anggota yang menginginkan ada perdamaian dan pembangunan. Dengan masuknya Palestina dalam UNESCO, rakyatnya akan dapat mengikuti berbagai program badan PBB tersebut. Selain itu,bila Palestina dapat memanfaatkan kemenangan simbolik di UNESCO ini dengan baik,citra mereka terhadap dunia ilmu pengetahuan dan budaya semakin baik.

Kelompok Hamas di Pa l e s t i n a yang dia n g g a p “keras” saja menyambut baik keputusan UNESCO. Menurut mereka, dengan keputusan itu, sebenarnya dunia mendukung perjuangan Palestina dalam melindungi tempat suci dan warisan budaya,termasuk kuil kuno, Masjid Aqsa, dan Yerusalem. UNESCO dapat digunakan oleh Palestina untuk mendesak semua organisasi PBB, agar melakukan tekanan terhadap Israel untuk menghentikan pelanggaran atas tempattempat suci Kristen dan Muslim.

Sebagaimana diketahui, Israel berusaha menghancurkan berbagai situs peninggalan sejarah dan budaya lama yang dianggap tidak berkaitan dengan kepentingan Yahudi. Mereka ingin menunjukkan bahwa Israel adalah pemilik sah dan tunggal di wilayah yang mereka duduki. Untuk mendukung klaim tersebut, Israel menggali terowongan di bawah MasjidAqsha.Mereka mencari artefak yang dapat digunakan untuk merobohkan bangunan suci umat Muslim tersebut.

Sebagai lembaga yang melindungi budaya dan peninggalan lama, UNESCO dapat berperan untuk mencegah perusakan oleh Israel tersebut. Hasil voting di markas UNESCO, 31 Oktober lalu,menunjukkan kesadaran masyarakat internasional tentang keadilan yang mesti dinikmati bangsa Palestina akibat ada skandal-skandal kebrutalan pendudukan Israel serta bias dari pemerintah Amerika Serikat (AS) atas persoalan itu. Tetapi, apakah Israel dan AS akan menyerah begitu saja? Ada wacana di Israel bahwa mereka akan keluar dari UNESCO, sebagai protes terhadap keanggotaan Palestina.

Standar Ganda AS
Jauh hari sebelum pemungutan suara, AS sudah mengancam UNESCO. Bila mereka menerima keanggotaan Palestina,AS akan memangkas bantuannya ke badan dunia tersebut.Bantuan AS memang tidak sedikit kepada badan yang mengurusi masalah pendidikan dan budaya itu. Sekitar USD60 juta bantuan yang mestinya dikucurkan pada November 2011 ini, tapi AS akan menghentikannya.

Mereka juga menghentikan pendanaan untuk tahun-tahun mendatang.Padahal bantuan tersebut sangat dibutuhkan UNESCO untuk mendanai berbagai program kegiatannya. Dilihat dari total budget, kontribusi AS mencapai sekitar 22% dari anggaran UNESCO. Sebenarnya di masa lalu AS di bawah Presiden Ronald Reagan pernah menghentikan kontribusinya ke UNESCO, tapi organisasi ini berhasil mengatasi kesulitan yang dihadapinya.

Artinya, program UNESCO tetap dapat berjalan tanpa kontribusi AS. Sayangnya, setelah keanggotaan Palestina tahun ini, Kanada ikut mengancam untuk tidak menambah kekurangan budget UNESCO. Kanada yang tahun ini berkontribusi USD10 juta tetap akan memberikannya, tetapi tidak akan menutupi kekurangan yang ditinggalkan AS. Terlihat ada usaha penghadangan terhadap kebebasan gerak Palestina untuk mencapai kemerdekaannya.

Sebagaimana diketahui, pada23Septemberlalu,Pemimpin Palestina,Mahmoud Abbas, mengajukan permohonan kepada PBB untuk menjadi anggota penuh.Tetapi,AS berusaha menghalanginya dan bahkan mengancam akan menggunakan hak vetonya bila ada pemungutan suara di DK PBB yang direncanakan pada November 2011 ini. Mengapa AS menerapkan standar ganda terhadap Palestina? Bangsa yang sudah menderita sejak Perang Dunia II ini terus dihalangi mendapatkan haknya untuk hidup secara bebas dan merdeka.

Sementara di tempat lain,AS mendorong ada kebebasan dan kemerdekaan. Memang agak ironis.Dalam beberapa kesempatan Presiden AS Barack Obama menyatakan akan mendukung kemerdekaan Palestina. Tampaknya,hal itu berkaitan dengan komitmen AS yang selalu melindungi kepentingan Israel.

Selain itu, Obama juga memperhitungkan suara Yahudi dalam pemilu Presiden AS yang akan diselenggarakan pada 2012. Obama yang ingin maju lagi sebagai Presiden AS periode kedua tentu sadar ada kepentingan politik ini. Dia tidak mau menemukan slogan “enough one term”, bila tidak mendukung Israel.●

Dimuat di Seputar Indonesia, 4 November 2011

1 Response to “”Langkah Kanan” Palestina”


  1. 1 OLDYA MUTHAWALLY November 29, 2011 at 1:58 am

    Saya mahasiswa Indonesia di Malaysia jurusan S1 Ilmu Politik, adakah lowongan untuk magang di AIPI? sekian terima kasih.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Joint at Milist AIPI

Publikasi-Publikasi AIPI
















Jejak Pengunjung

Kalender

November 2011
M T W T F S S
« Oct   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

%d bloggers like this: