Indonesia dan ASEAN Political and Security Community

Oleh: Prof. Dr. Ikrar Nusa Bhakti
Profesor Riset Bidang Intermestic Affairs LIPI
dan Ketua II PP AIPI Periode 2008-2011.

KTT ASEAN ke-18 akan diselenggarakan di Jakarta pada 4-8 Mei 2011. Sebagai tuan rumah KTT ASEAN dan sebagai Koordinator ASEAN Political and Security Community, Indonesia tentu memiliki tanggung jawab amat besar bukan saja bagi suksesnya KTT ASEAN ke-18 ini, melainkan juga pada berhasilnya ASEAN dalam mewujudkan komunitas politik dan keamanan kawasan.

Association of South East Asia Nations (ASEAN) adalah satu-satunya organisasi kerja sama regional di luar kawasan Eropa dan Amerika Utara yang masih terus berkembang di era pasca-Perang Dingin.Kita mencatat, sejak 1991 ASEAN telah mengambil beberapa langkah strategis. Pertama, pada The Manila Protocol,status ASEAN Secretariat telah di-upgrade ke setingkat menteri dan diberi mandat baru untuk mem-formulasi, memberi nasihat, mengoordinasi, dan melaksanakan aktivitas-aktivitas ASEAN. Sejak ASEAN Charter ditandatangani, lingkup fungsi dan tugas ASEAN Secretariat telah pula diperluas. Kedua, pada ASEAN Summit Meeting di Singapura pada 1992, para pemimpin ASEAN menandatangani Kerangka Persetujuan untuk Memperkuat Kerja Sama Ekonomi ASEAN.

Selain itu,1991 juga diketahui sebagai tahun pembentukan ASEAN Free TradeArea (AFTA).Ketiga, ASEAN telah memperluas keanggotaannya dari lima pada 8 Agustus 1967 menjadi 10 pada 1997. Keempat, pada 2003 di Bali,ASEAN mempercepat targetnya dalam membentuk tiga pilar ASEAN, yakni ASEAN Security Community, belakangan menjadi ASEAN Political and Security Community; ASEAN Economic Community; dan ASEAN Socio-Cultural Community,dari awalnya 2020 menjadi 2015.

Kelima, ASEAN telah juga mengubah fokus kerja samanya dari people’s oriented menjadi people’s centered. Keenam, ASEAN telah membangun berbagai forum kerja sama seperti ASEAN Regional Forum (ARF), ASEAN+1,ASEAN+3,ASEAN+ 6 yang kini menjadi ASEAN+8 atau East Asia Summit/East Asia Community yang mengombinasi kepentingan-kepentingan politik, ekonomi, dan keamanan negara-negara ASEAN dan kepentingan negara- negara besar di kawasan Asia-Pasifik. Ketujuh, ASEAN Defense Ministers Meeting (ADMM) yang pertama kali disetujui di Malaysia pada 9 Mei 2006 diperluas menjadi ADMM Plus, yakni 10 negara anggota ASEAN ditambah dengan delapan negara di kawasan Asia-Pasifik (Australia, China, India, Jepang, Selandia Baru, Korea Selatan, Rusia, dan Amerika Serikat).

Jumlah pertemuan di dalam ASEAN juga bertambah dari yang hanya 300-an pada 25 tahun pertama usia ASEAN menjadi lebih dari 500 pertemuan sejak 2010. Ini membutuhkan kejujuran dan perhatian di antara negara ASEAN untuk membuat semua pertemuan pada segala tingkatan bukan hanya bersifat seremonial semata, melainkan juga menjadi sesuatu yang berarti bagi rakyat di kawasan. Sampai saat ini posisi ASEAN masih sangat sentral.Bukan hanya karena ASEAN adalah satu-satunya kerja sama regional yang masih dinamis dan berkembang di luar Eropa Barat dan Amerika Utara, melainkan juga karena ASEAN masih mampu menjadi kendaraan berbagai kerja sama yang lebih luas bagi negaranegara di Asia Tenggara dan lebih luas lagi di kawasan Asia- Pasifik.

Karena itu, tidaklah mengherankan jika hingga saat ini ASEAN masih dipandang sebagai a driving force and a sincere arranger dari berbagai kerja sama yang lebih luas di Asia-Pasifik. Kendati demikian,kita juga mencatat masih banyak kendala dalam kerja sama ASEAN. Kendala dimaksud antara lain, pertama, masih lemahnya mekanisme ASEAN yang masih berpusat pada lemahnya institusi Sekretariat ASEAN. Kedua, meski sejak 2009 semua negara ASEAN dan negara mitra ASEAN memiliki perwakilan setingkat duta besar untuk memudahkan komunikasi dan pengambilan keputusan di ASEAN, fungsi-fungsi mereka masih terkendala oleh keterbatasan dana, sumber daya manusia, dan otoritas politik.

Ketiga, masih ada jurang yang dalam antara kepentingan negara-negara ASEAN dan negara-negara besar mitra dalam memfokuskan kerja sama yang didorong ASEAN. Keempat, arah ASEAN untuk membuat semua kerja sama tersebut berpusat pada kepentingan rakyat ASEAN masih belum jelas.

Tantangan ASEAN Political and Security Community
Sejak lahir ASEAN sesungguhnya merupakan komunitas keamanan.Pembentukan ASEAN didorong oleh kepentingan politik untuk menciptakan stabilitas keamanan di Asia Tenggara melalui kerja sama ekonomi, sosial-budaya, dan teknologi. Dalam kerangka untuk menciptakan stabilitas regional Asia Tenggara itu,ASEAN menelurkan berbagai traktat seperti Asia Tenggara sebagai zona damai, bebas, dan netral (zone of peace, freedom, and neutrality), zona bebas senjata nuklir,treaty of amity and co-operation (TAC), dan berbagai persetujuan kerja sama lainnya.

Demi menciptakan komunitas masyarakat yang saling peduli, ASEAN membangun tiga pilar kerja sama: pertama, ASEAN Political and Security Community; kedua, ASEAN Economic Community; ketiga, ASEAN Socio-Cultural Community. Secara khusus,pembentukan ASEAN Political and Security Community menjadi fokus dari tulisan ini.Ada beberapa kendala dalam membentuk ASEAN Political and Security Community. Pertama, masih belum terinternalisasinya perasaan kekitaan di antara pemimpin dan rakyat negara ASEAN.

Kedua, meski TAC merupakan traktat untuk menyelesaikan persoalan antarnegara ASEAN,adalah suatu kenyataan bahwa traktat ini bagaikan suatu persetujuan tanpa makna. Ketiga, persoalan kerja sama dalam menghadapi transnational crimes juga amatlah terbatas. Berbagai negara masih belum sepenuh hati untuk bekerja sama dalam menangani transnational crimes. Keempat, kerja sama keamanan juga masih amat terbatas pada tingkatan bilateral karena ada kekhawatiran dipandang sebagai collective security. Sampai saat ini masih amat terbatas apa saja yang akan dikerjakan di dalam kerja sama di antara angkatan bersenjata negara-negara ASEAN. Kelima, masih belum terbentuknya kerja sama yang penuh dalam Search and Rescue (SAR) dan pembentukan ASEAN Peace Keeping Force.

Keenam, ASEAN juga belum memiliki kesamaan pandangan untuk membentuk satu kesepakatan mengenai Human Disaster Relief. Segalanya masih amat bergantung pada bantuan negara-negara luar kawasan, khususnya AS dan Australia. Demikian juga mengenai bagaimana sebaiknya Maritime Security di berbagai perairan negara ASEAN dapat dilakukan. Perbedaan-perbedaan pandangan karena perbedaan kepentingan nasional antarnegara ASEAN, seperti dalam hal Selat Malaka,masih tetap ada. Sebagai Ketua ASEAN 2011, Indonesia jangan hanya bertugas untuk menyamakan pandangan agar ASEAN melaksanakan Traktat ASEAN terkait liberalisme ekonomi dan globalisasi yang menjadikan ASEAN lebih sebagai pasar bagi produk-produk luar dan kekayaan alam dikuras habis oleh negara-negara luar kawasan.

Masih banyak tanggung jawab Indonesia agar ASEAN benar-benar menjadi driving force yang jujur dan juga tetap memusatkan kerja samanya pada kepentingan warga negara ASEAN. ADMM Plus juga jangan sampai membuat ASEAN sebagai kacung dari kepentingan negara-negara besar luar ASEAN, khususnya AS. Indonesia harus menunjukkan, ASEAN mampu melakukan kerja sama yang bukan saja berguna bagi rakyat ASEAN semata, melainkan juga bagi semua warga negara Asia- Pasifik.

Dimuat di Seputar Indonesia, 3 Mei 2011

1 Response to “Indonesia dan ASEAN Political and Security Community”


  1. 1 pasaran bola hari ini September 29, 2014 at 11:49 pm

    Thanks for one more great write-up. The location altogether different can anyone wardrobe type of details in these the perfect way of publishing? For sale presentation a few weeks, exactly what in the hunt for such information.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Joint at Milist AIPI

Publikasi-Publikasi AIPI
















Jejak Pengunjung

Kalender

May 2011
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

%d bloggers like this: