Seminar AIPI Bahas Tentang Laut (1)

Jelang WOC dan CTI Summit, segala kegiatan seperti seminar, diarahkan membahas masalah kelautan. Seperti yang dilakukan Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Sulut, menggelar Seminar di Swiss Belhotel 12-13 Maret 2009, dengan mengangkat tema : “Mengelola Potensi Kelautan Demi Masa Depan: Menyongsong World Ocean Conference (WOC)”.

Hadir sebagai pembicara pakar-pakar kelautan nasional, diantaranya Sekjen DKP, Prof. Ir. Widi Agoes Pratikto dan Prof. Dr. Indroyono Soesilo, Sesmenkokesra yang juga Sekretaris Panitia Nasional WOC. Keduanya tampil sebagai keynote speaker dalam seminar empat sesi tersebut. Sementara Prof. Dr. Martani Huseini, salah satu pembicara yang bicara masalah pengelolaan pembangunan berbasis kelautan antara lain mengangkat isu peranan sektor kelautan.

“Hutan bakau memiliki peranan penting bagi dunia. Karena ekosistem bakau atau mangrove merupakan salah satu pelindung garis pantai dari erosi. Selain itu, bakau juga dapat menyerap gas CO2, “ ujar Huseini. Selain itu, katanya, volume air laut yang besar juga merupakan kunci perputaran hidrogolis sehinga menghasilkan air tawar sebagai kunci kelangsungan makhluk hidup termasuk ikan dan manusia.

Lebih lanjut Martani menyebutkan 5 isu utama yang nantinya dibahas saat WOC. Yakni, dampak perubahan iklim, peranan kelautan dalam mengatasi perubahan iklim, adaptasi dan mitigasi, kerjasama regional dan internasional serta pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan.

Sebelumnya, sekretaris panitia nasional WOC Indroyono Soesilo juga mengulas banyak peranan WOC serta sumbangsihnya bagi Indoensia khususnya pembangunan Sulut. “Dengan adanya WOC ini, pertumbuhan pembangunan di Sulut terlihat jelas. Antara lain perluasan jalan bandara, perluasan appron, peningkatan jumlah hotel-hotel serta beberapa infrastruktur lain, “ ujar Indroyono seraya mengajak seluruh komponen masyarakat Sulut menyukseskan WOC karena ini ide yang di gagas oleh pemerintah Indonesia sendiri.

Ketua Umum Pengurus Pusat AIPI, Drs. S.H. Sarundajang, yang juga gubernur Sulut menyatakan, hasil dari seminar ini akan menjadi rekomendasi untuk simposium yang membahas khusus ekonomi maritim dalam WOC nanti. “Laut kita sangat kaya raya, tetapi nelayan masih miskin. Makanya, masukan-masukannya sangat bagus untuk perseta WOC,” ujar Sarundajang.

Sumber: Manado Post, Sabtu 14 Maret 2009.

0 Responses to “Seminar AIPI Bahas Tentang Laut (1)”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Joint at Milist AIPI

Publikasi-Publikasi AIPI
















Jejak Pengunjung

Kalender

March 2009
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

%d bloggers like this: