Oleh: Prof. Dr. Ikrar Nusa Bhakti
Profesor Riset Bidang Intermestic Affairs LIPI
Ketua Umum DPP Partai Golkar (PG) Jusuf Kalla (JK) akhirnya menyetujui penjaringan calon presiden (capres) dan dilakukannya survei untuk mengetahui elektabilitas para capres dan cawapres dari partai berlambang beringin itu. Dalam pertemuan itu Ketua Dewan Penasihat PG Surya Paloh, secara berapi-api mengkritik orang-orang di dalam Partai Golkar yang “cari muka” mendukung pasangan SBY-JK karena menginginkan jabatan menteri pada kabinet mendatang.
Sementara JK sendiri tidak menegur Wakil Ketua Umum PG, Agung Laksono, yang mengeluarkan surat keputusan partai ke seluruh DPD dan DPC agar menjaring nama-nama capres dari Partai Golkar. Bagi JK, itu bukan penelikungan politik, melainkan sudah dikonsultasikan sebelumnya dengannya, walau saat itu JK sedang berada di luar negeri. diteruskan membaca







